Klasifikasi Sipil (SI) โข Sub Klasifikasi Jalan. Sertifikat Kompetensi Kerja Resmi untuk Tenaga Ahli & Tenaga Terampil SBU Jasa Konstruksi.
Sertifikat Keahlian (SKA) dan Sertifikat Keterampilan (SKT) kini secara resmi bertransformasi menjadi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Jasa Konstruksi sesuai dengan regulasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Bagi kontraktor dan konsultan yang mengajukan Registrasi & Sertifikasi Jasa Konstruksi baru maupun melakukan perpanjangan IUJK/PB-UMKU, SKK Konstruksi merupakan dokumen mandatory (wajib) yang disyaratkan untuk penerbitan Sertifikat Badan Usaha (SBU).
Surat Edaran No. 02/SE/M/2021 / SE/M/2020 tentang Perubahan atas SE Menteri PUPR No. 30/SE/M/2020 tentang Transisi Layanan Sertifikasi Badan Usaha & Sertifikasi Kompetensi Kerja Jasa Konstruksi.
Seluruh Tenaga Kerja Jasa Konstruksi wajib memiliki sertifikat yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terakreditasi dan mendapatkan lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta Kementerian PUPR.
Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) wajib memiliki sejumlah Tenaga Kerja Konstruksi bersertifikat SKK sesuai kualifikasi usaha yang dijalankan:
| Kualifikasi | Persyaratan Tenaga Kerja SKK |
|---|---|
| Kecil | *PJBU dapat merangkap PJTBU pada kualifikasi Kecil. |
| Menengah | |
| Besar | |
| Kantor Perwakilan BUJKA |
| Kualifikasi | Persyaratan Tenaga Kerja SKK |
|---|---|
| Kecil | |
| Menengah | |
| Besar |
Persyaratan Dokumen SKK Konstruksi Ahli Utama Bidang Keahlian Teknik Jalan |
|
|---|---|
| 1 | KTP |
| 2 | Pas foto 3x4 |
| 3 | NPWP |
Syarat Kualifikasi Pendidikan Ahli Utama Bidang Keahlian Teknik Jalan |
|
|---|---|
| 1 | Pendidikan Profesi dan pengalaman Minimal 7 tahun ; atau |
| 2 | S1/ S1 Terapan/ D4 Terapan dan pengalaman Minimal 8 tahun ; atau |
| 3 | S2/ S2 Terapan/ Pendidikan Spesialis_1 dan pengalaman Minimal 4 tahun ; atau |
| 4 | Doktor/ Doktor Terapan/ Pendidikan Spesialis_2 dan pengalaman Minimal 0 tahun ; atau |
Berikut adalah SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) unit kompetensi yang diuji dalam skema Ahli Utama Bidang Keahlian Teknik Jalan:
Matriks Unit Kompetensi Ahli Utama Bidang Keahlian Teknik Jalan |
||
|---|---|---|
| 1 | F.421110.001.01 | Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) |
| 2 | F.421110.002.01 | Menerapkan Komunikasi di Tempat Kerja |
| 3 | F.421110.003.01 | Mengendalikan Pekerjaan Survei Pendahuluan (Reconnaissance Survey) |
| 4 | F.421110.004.01 | Melaksanakan Pekerjaan Pengumpulan Data |
| 5 | F.421110.005.01 | Melaksanakan Studi Kelayakan dan Lingkungan |
| 6 | F.421110.006.01 | Melaksanakan Pekerjaan Perencanaan Geometrik Jalan |
| 7 | F.421110.007.01 | Melaksanakan Pekerjaan Rekayasa Lalu-Lintas |
| 8 | F.421110.008.01 | Melaksanakan Pekerjaan Rekayasa Geoteknik |
| 9 | F.421110.009.01 | Melaksanakan Pekerjaan Perencanaan Perkerasan Jalan |
| 10 | F.421110.010.01 | Melaksanakan Pekerjaan Perencanaan Drainase |
| 11 | F.421110.011.01 | Melaksanakan Pekerjaan Perencanaan Dinding Penahan Tanah |
| 12 | F.421110.012.01 | Melaksanakan Pekerjaan Perencanaan Bangunan Pelengkap Jalan |
| 13 | F.421110.013.01 | Menyiapkan Dokumen Lelang |
| 14 | F.421110.014.01 | Melakukan Pelaksanaan Pekerjaan Persiapan Konstruksi Jalan |
| 15 | F.421110.015.01 | Melaksanakan Kegiatan Administrasi Pelaksanaan Konstruksi Jalan |
| 16 | F.421110.016.01 | Melaksanakan Pekerjaan Drainase |
| 17 | F.421110.017.01 | Melaksanakan Pekerjaan Tanah |
| 18 | F.421110.018.01 | Melaksanakan Pekerjaan Pelebaran Perkerasan dan Bahu Jalan |
| 19 | F.421110.019.01 | Melaksanakan Pekerjaan Perkerasan Berbutir dan Perkerasan Beton Semen |
| 20 | F.421110.020.01 | Melaksanakan Pekerjaan Perkerasan Aspal (flexible pavement) |
| 21 | F.421110.021.01 | Melaksanakan Pekerjaan Struktur |
| 22 | F.421110.022.01 | Melaksanakan Pekerjaan Pengembalian Kondisi dan Pekerjaan Minor |
| 23 | F.421110.023.01 | Melaksanakan Pekerjaan Pemeliharaan Rutin |
| 24 | F.421110.024.01 | Melakukan Pengawasan Kegiatan Pekerjaan Persiapan Konstruksi Jalan |
| 25 | F.421110.025.01 | Melaksanakan Pengawasan Kegiatan Administrasi Konstruksi Jalan |
| 26 | F.421110.026.01 | Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Drainase sesuai dengan Spesifikasi yang Disyaratkan |
| 27 | F.421110.027.01 | Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Tanah sesuai dengan Spesifikasi yang disyaratkan |
| 28 | F.421110.028.01 | Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Pelebaran Perkerasan dan Bahu Jalan sesuai dengan Spesifikasi yang Disyaratkan |
| 29 | F.421110.029.01 | Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Perkerasan Berbutir dan Perkerasan Beton Semen sesuai dengan Spesifikasi yang Disyaratkan |
| 30 | F.421110.030.01 | Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Perkerasan Aspal (Flexible Pavement) sesuai dengan Spesifikasi yang Disyaratkan |
| 31 | F.421110.031.01 | Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Struktur sesuai dengan Spesifikasi yang Disyaratkan |
| 32 | F.421110.032.01 | Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Pengembalian Kondisi dan Pekerjaan Minor sesuai dengan Spesifikasi yang Disyaratkan |
| 33 | F.421110.033.01 | Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Pemeliharaan Rutin sesuai dengan Spesifikasi yang Disyaratkan |
| 34 | F.421110.034.01 | Membuat Laporan Akhir Teknik Jalan |
Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi diterbitkan secara digital dengan QR Code verifikasi resmi dari BNSP dan LPJK. Perhatikan perbedaan format resmi terbaru (atas) dan SKA format lama (bawah):
SKK Konstruksi Ahli Utama Bidang Keahlian Teknik Jalan berlaku selama 5 (lima) tahun sejak tanggal diterbitkan. Pemegang sertifikat wajib mengajukan perpanjangan sebelum masa berlaku berakhir agar status keahlian dalam SBU tetap aktif.
Keaslian SKK Konstruksi Ahli Utama Bidang Keahlian Teknik Jalan dapat diverifikasi secara instan dengan memindai QR Code pada sertifikat menggunakan aplikasi Jakontrust atau melalui portal resmi LPJK Kementerian PUPR.
Tenaga ahli tetap badan usaha jasa konstruksi yang bertanggung jawab atas aspek keteknikan secara keseluruhan sesuai klasifikasi perusahaan.
Tenaga ahli yang ditunjuk PJBU untuk bertanggung jawab secara teknis pada satu subklasifikasi spesifik yang dimiliki perusahaan.
Pimpinan tertinggi (Direktur Utama / Direktur) yang ditetapkan sebagai penanggung jawab legalitas dan operasional badan usaha.
Tanda bukti pengakuan kualifikasi dan sertifikasi kemampuan badan usaha jasa konstruksi yang diterbitkan oleh LSBU PUPR.