Solar hingga Semen Penyumbang Inflasi HPB Konstruksi Desember 2024

BPS mencatat komoditas seperti solar, semen, dan lantai menjadi penyumbang inflasi HPB kelompok konstruksi secara bulanan Desember 2024.

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditas seperti solar, semen, dan lantai menjadi penyumbang inflasi harga perdagangan besar (HPB) kelompok konstruksi secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Desember 2024.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menuturkan bahwa ketiga komoditas tersebut masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,06% mtm, 0,04% mtm, dan 0,01% mtm.

ā€œKomoditas bahan bangunan yang mengalami perubahan indeks harga bulanan atau month-to-month pada Desember 2024 antara lain adalah solar, semen, dan lantai yang mengalami kenaikan,ā€ kata Pudji dalam Rilis BPS, Kamis (2/1/2025).

Sementara itu, komoditas penyumbang deflasi IHPB kelompok konstruksi secara bulanan adalah kayu gelondongan, rangka atap baja, dan besi konstruksi bangunan.

BPS mencatat inflasi HPB pada kelompok konstruksi/bangunan sebesar 0,11% secara bulanan pada Desember 2024. Sementara itu, inflasi HPB dari tahun ke tahun (year-on-year/yoy) dan tahun kalender (year-to-date/ytd) adalah 0,72%.

ā€œSemua jenis bangunan mengalami inflasi secara mtm, kecuali untuk bangunan dan instalasi listrik, gas, air minum, dan komunikasi [yang mengalami deflasi],ā€ terangnya.

Namun secara tahunan, hanya bangunan pekerjaan umum unutuk jalan, jembatan, dan pelabuhan yang mengalami deflasi.

Secara keseluruhan, BPS menyampaikan inflasi HPB umum nasional mencapai 0,39% mtm. Sementara itu, inflasi secara tahunan dan tahun berjalan adalah sebesar 1,98%.

ā€œSecara month-to-month, seluruh sektor mengalami inflasi HPB dan sektor yang mengalami inflasi tertinggi adalah sektor pertanian, yaitu sebesar 1,36%,ā€ ungkapnya.

BPS kembali mencatat, seluruh sektor juga mengalami inflasi HPB umum nasional secara yoy dan ytd. Sektor yang mengalami inflasi tertinggi adalah sektor industri sebesar 2,12%, dengan andil 1,17%.