Panel Surya BIPV, Sistem Surya yang Terintegrasi Arsitektur Bangunan

Panel Surya BIPV, Mengenal Sistem Surya yang Terintegrasi Arsitektur Bangunan. BIPV (Building Integrated Photovoltaics) adalah teknologi baru yang menjanjikan di bidang industri tenaga surya. Semakin banyak pembangkit listrik tenaga surya di seluruh dunia yang digunakan terkait erat dengan desain arsitektur, yang secara organik dicampur dengan lingkungan perkotaan.

Ada dua faktor yang menjadikan Panel Surya BIPV terus berkembang:

Salah satu teknologi energi terbarukan yang paling menjanjikan adalah fotovoltaik. Fotovoltaik (PV) adalah cara yang benar-benar elegan untuk menghasilkan listrik di lokasi, langsung dari matahari, tanpa memperhatikan pasokan energi atau kerusakan lingkungan. Perangkat solid-state ini hanya menghasilkan listrik dari sinar matahari, secara diam-diam tanpa perawatan, tanpa polusi, dan tanpa penipisan material.

Ada konsensus yang berkembang bahwa sistem fotovoltaik yang didistribusikan yang menyediakan listrik pada titik penggunaan akan menjadi yang pertama mencapai komersialisasi luas. Apalagi saat ini ada upaya untuk menjadikan panel surya menjadi bagian terintegrasi dari bangunan, misalnya jendela panel surya, Genteng panel Surya, dll.

Minat dalam integrasi fotovoltaik bangunan, di mana elemen PV benar-benar menjadi bagian integral dari bangunan, sering kali berfungsi sebagai lapisan cuaca eksterior, tumbuh di seluruh dunia. Spesialis PV dan perancang inovatif di Eropa, Jepang, dan A.S. sekarang mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk memasukkan listrik tenaga surya ke dalam riset mereka. Bahasa yang sama sekali baru dari Arsitektur Listrik Tenaga Surya mulai muncul.

Menurut SEIA (Solar Energy Industries Association) melaporkan pertumbuhan maksimal instalasi pembangkit listrik di segmen pembangkit listrik tenaga surya rumah pribadi selama beberapa tahun terakhir.

Rata-rata kapasitas total pembangkit listrik tenaga surya meningkat sekitar 50-60% setiap tahun selama 2014-2020. Mayoritas rumah yang menggunakan energi matahari, menghasilkan listrik melalui pembangkit listrik tenaga surya atap stasioner.

Sistem Fotovoltaik Terpadu dalam Bangunan (BIPV) terdiri dari pengintegrasian modul fotovoltaik ke dalam selubung bangunan, seperti atap atau fasad. Dengan sekaligus berfungsi sebagai bahan selubung bangunan dan pembangkit listrik, sistem BIPV dapat menghemat biaya bahan dan listrik, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan emisi gas perusak lapisan ozon, serta menambah daya tarik arsitektur bangunan.

BIPV adalah modul foto-listrik, yang dimaksudkan tidak hanya untuk pembangkit listrik tetapi juga merupakan bagian berharga dari sebuah rumah sebagai bahan dinding atau penutup atap; mereka dapat digunakan sebagai penutup, puncak dan elemen konstruksi arsitektur lainnya. Karena itu, perlu dibedakan dua konsep:

Produk Panel Surya BIPV baru, yang meniru tampilan asli bahan konstruksi tradisional saat menjalankan fungsi penghasil energinya, dianggap sebagai bahan terintegrasi tunggal yang harus memiliki standar sendiri. Dari satu sisi, material tersebut harus memenuhi persyaratan bangunan (dengan kata lain parameter struktural dan mekanik), dan dari sisi lain harus memenuhi standar teknik kelistrikan yang dikembangkan oleh International Electrotechnical Commission (IEC).

Standar Eropa baru EN 50583, yang menentukan parameter BIPV, dapat disebut sebagai langkah besar menuju perkembangan industri yang progresif.

Pertama-tama, definisi BIPV yang tepat dan tidak ambigius diberikan dalam standar ini. Panel foto-listrik terintegrasi akan dianggap sebagai BIPV hanya dengan syarat berikut: setelah ekstraksi dari bangunan panel ini harus diganti dengan bahan bangunan atau konstruksi lain untuk menghindari pelanggaran integritas bangunan.

Fitur utama standar EN 50583 terletak persis di sini, memberikan definisi yang jelas dan menguraikan parameter BIPV, yang sebenarnya memberi mereka hak yang sama dengan bahan bangunan tradisional.

Selain itu, fungsi yang dapat dilakukan oleh pembangkit listrik tenaga surya (modul foto-listrik) sebagai bagian dari konstruksi bangunan ditentukan dengan jelas oleh standar:

 

Masalah perencanaan rumah BIPV dapat dibagi menjadi dua kelompok:

Pemasangan sistem BIPV merupakan arah yang relatif baru, oleh karena itu diperlukan pelatihan dari para kontraktor untuk meningkatkan keterampilan mereka.

 

Referensi: https://avenston.com