Sub Kontraktor konstruksi di Jakarta Timur

Cari & temukan Sub Kontraktor konstruksi terbaik & terpercaya di Jakarta Timur
FILTER BY

Tour Type

Duration

Jakarta Timur
CV. RASSANA
Grade:
Asosiasi :
Jakarta Timur
CV. FACHRY JAYA
Grade: K2
Asosiasi : GAPEKNAS
Jakarta Timur
CV. YEHOFA GIRE
Grade: K2
Asosiasi : GAPEKNAS
Jakarta Timur
CV. SARANA KARYA BAKTI
Grade:
Asosiasi :
Jakarta Timur
PT. DAMA PUDU KENEYAM
Grade: K2
Asosiasi : GAPEKNAS
Jakarta Timur
PT. BINTANG LACITA DEVELOPER
Grade: K2
Asosiasi : GAPEKNAS
Jakarta Timur
CV. KETO KANAN
Grade: K2
Asosiasi : GAPEKNAS
Jakarta Timur
CV. MY MOTHER
Grade: K2
Asosiasi : GAPEKNAS
Jakarta Timur
CV. SUMBER ANDOWIA
Grade: K2
Asosiasi : GAPEKNAS
Jakarta Timur
PT. MITRA KARYAMAS AGUNG
Grade: K2
Asosiasi : GAPEKNAS
Showing 1 - 10 of 10 businesses

Sub Kontraktor konstruksi di Jakarta Timur

Perusahaan Sub Kontraktor konstruksi di Jakarta Timur merupakan sebuah jasa yang menawarkan usaha jasa konstruksi rumah yang terletak di Jakarta Timur Indonesia. Jakarta Timur juga merupakan kota metropolitan yang sangat ramai penduduknya. Jika bicara tentang Jakarta Timur, tentu tidak terlepas dari bayangan infrastruktur – infrastruktur yang mumpuni yang ada di Jakarta Timur. Tentu saja infrastruktur tersebut ada dengan campur tangan para kontraktor yang telah melaksanakan pembangunannya. Perusahaan Sub Kontraktor konstruksi Jakarta Timur tidak jauh beda dengan kontraktor yang berasal dari daerah lain. Kontraktor merupakan pelaksana konstruksi baik pembangunan baru maupun renovasi dari yang lama. Perusahaan Sub Kontraktor konstruksi Jakarta Timur ini bertanggung jawab atas pelaksanaan pembangunan Jasa Sub Kontraktor konstruksi sesuai dengan kesepakatan kontrak dengan pihak pemberi kerja. Di Jakarta Timur ada banyak sekali kontraktor yang tersebar di beberapa wilayah di Jakarta Timur. di atas adalah daftar Perusahaan Sub Kontraktor konstruksi Jakarta Timur (terutama kontraktor sipil) yang bisa menjadi rekomendasi terbaik

Cari juga di kota-kota di Jakarta Timur:

Selain itu, Kota Jakarta Timur juga memiliki 1 stasiun yang sudah berhenti beroperasi dikarenakan adanya jalur dwi ganda, yaitu:

Kota Administrasi Jakarta Timur memiliki 10 kecamatan dan 65 kelurahan dengan kode pos 13110 hingga 13960.

Kota ini memiliki wilayah seluas 188,03 km² (menurut Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur) (menurut Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta) dengan kepadatan mencapai 15.384,69 jiwa per km², menjadikannya kota administrasi terluas di provinsi DKI Jakarta. Kota ini memiliki tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 2,4% per tahun dan pendapatan per kapita sebesar Rp 5.057.040,00.

Kantor Walikota Jakarta Timur hingga akhir tahun 1990-an berada di wilayah kecamatan Jatinegara, tepatnya di Jalan Jatinegara Timur nomor 55 yang saat ini dipergunakan untuk kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta. Baru pada sekitar tahun 2000-an kantor Walikota dipindahkan ke wilayah Penggilingan, di wilayah kecamatan Cakung. Alamat Kantor Wali Kota Jalan Dr. Soemarno No. 1 Penggilingan, Cakung.

Jakarta Timur juga terdapat salah satu penjara terbesar di Indonesia yaitu LP Cipinang yang berlokasi di kecamatan Jatinegara, dan wilayah ini juga dilalui oleh proyek Banjir Kanal Timur.

Daerah ini sepanjang tahun selalu beriklim panas dengan suhu rata-rata sepanjang tahun sekitar 27 °C. Terdapat lima sungai mengaliri Kota Administrasi Jakarta Timur. Sungai-sungai tersebut antara lain Ciliwung, Kali Sunter, Kali Malang, Cipinang, dan Cakung Drain di bagian utara wilayah ini. Sungai-sungai tersebut pada musim puncak hujan pada umumnya tidak mampu menampung air sehingga beberapa kawasan tergenang banjir. Tahun 2007 curah hujan rata-rata mencapai 243,14 mm dengan curah hujan tertinggi pada bulan Februari yakni 1.081,4 mm. Tekanan udara sekitar 1.617,9 MBS dan kelembaban udara rata-rata 77,67 persen. Kecepatan angin 3,42 MSE serta arah angin pada bulan Januari-Maret ke arah utara, April-September ke arah timur laut dan Oktober-Desember ke arah Barat, arah angin Oktonber-Desember sering menimbulkan hujan lebat seperti halnya wilayah-wilayah lain di Indonesia.

Jakarta Timur adalah kota administrasi di bagian Timur DKI Jakarta, Indonesia yang pusat pemerintahannya berada di Kecamatan Cakung. Di sebelah Utara, Jakarta Timur berbatasan dengan kota administrasi Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Sedangkan di sebelah Timur, berbatasan dengan Kota Bekasi, di bagian Selatan, berbatasan dengan Kota Depok, dan di sebelah Barat, berbatasan dengan kota administrasi Jakarta Selatan. Jumlah penduduk Jakarta Timur pada tahun 2018 berdasarkan data BPS DKI Jakarta 2019 adalah 3.111.928 jiwa, termasuk 365 jiwa warga negara asing (WNA). Sementara pada tahun 2020, penduduk Jakarta Timur berjumlah 3.234.003 jiwa dengan kepadatan 17.199 jiwa/km2.

Dahulu Jakarta Timur masih berupa rawa-rawa. Secara administratif, wilayahnya terdiri atas 10 kecamatan, 65 kelurahan, 673 rukun warga dan 7.513 rukun tetangga dan dihuni tidak kurang dari 1.959.022 jiwa (2000), di mana 1.044.857 jiwa laki-laki dan 914.175 jiwa perempuan dan jumlah ini mengalami peningkatan cukup signifikan pada 2017 yakni 2.892.783 jiwa dan 3.111.928 jiwa pada tahun 2018, sekaligus merupakan jumlah penduduk terbanyak di DKI Jakarta.

Kota Jakarta Timur memiliki 7 stasiun KRL, 11 stasiun LRT Jakarta, 1 stasiun KCIC dan 6 stasiun LRT Jabodebek

DPRD Provinsi DKI Jakarta memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Selain itu DPRD Provinsi DKI Jakarta juga memberikan pertimbangan terhadap calon wali kota/bupati yang diajukan oleh Gubernur. Berbeda dengan DPRD Provinsi lainnya, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta berjumlah paling banyak 125% (seratus dua puluh lima persen) dari jumlah maksimal untuk kategori jumlah penduduk DKI Jakarta sebagaimana ditentukan dalam undang-undang. Saat ini anggota DPRD DKI Jakarta terdiri dari 106 anggota yang dipilih berdasarkan daftar terbuka dari partai dalam pemilihan umum legislatif. Pemilihan dilakukan setiap lima tahun sekali bersamaan dengan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah seluruh Indonesia. Pemilihan umum terakhir dilaksanakan pada 17 April 2019. Dewan ini berkantor di Gedung DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Pimpinan DPRD DKI Jakarta terdiri dari 1 Ketua dan 4 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD DKI Jakarta yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 26 Agustus 2019 oleh Plt. Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta di Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta. Komposisi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 terdiri dari 10 partai politik di mana PDI Perjuangan adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu 25 kursi. Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD DKI Jakarta dalam empat periode terakhir.